Saat ini, kendaraan merupakan sebuah kebutuhan yang wajib diperlukan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Misalnya, seperti mobil atau motor untuk membantu mobilitas dan pekerjaan Anda. Karena itulah ada kebutuhan bahan bakar yang wajib dipenuhi agar mobil atau motor tetap bisa digunakan. Lalu bagaimana tips memilih BBM untuk mobil?
Nah, apabila mobil Anda termasuk yang boros dalam menggunakan BBM dan performanya kurang maksimal, mungkin, hal tersebut disebabkan karena jenis BBM yang Anda gunakan tidak tepat. Selain itu, Anda mungkin juga salah menggunakan jenis BBM, sehingga bisa membuat mobil Anda mengalami kerusakan yang sangat serius. Penting sekali mengenali jenis-jenis BBM hingga tips memilih BBM untuk mobil yang tepat.
Perlu Anda ketahui, jika beberapa jenis BBM memiliki bahan residu yang cukup tinggi di dalamnya. Sehingga, residu pada bahan bakar bisa membuat tangki mobil mulai berkerak dan efek pertama yang dirasakan adalah menurunnya performa mobil tersebut.
Selain itu, kesalahan dalam memilih BBM pada kendaraan juga bisa mengakibatkan efek knocking atau ngelitik. Knocking adalah permasalahan akibat adanya kesalahan penggunaan BBM dan berakibat deposit atau endapan di karbon mobil.
Oleh karena itulah, agar Anda tidak menyesal karena mesin kendaraan bermasalah, maka tidak ada pilihan lain selain menggunakan bahan bakar minyak sesuai yang dibutuhkan oleh kendaraan kesayangan Anda tersebut. Untuk itu, Anda perlu mengetahui apa saja jenis bahan bakar minyak yang dapat menunjang performa mobil agar tetap awet dan terjaga mesin nya.
Jenis-jenis Bahan Bakar Minyak (BBM)
Sebelum mengetahui tips memilih BBM untuk mobil yang perlu diketahui adalah apa saja jenis-jenis bahan bakar minyak. Hal ini perlu diketahui karena setiap jenis BBM memiliki kandungan yang berbeda termasuk harga jualnya. Berikut ini jenis-jenis BBM!
1. Pertamax Racing
Jenis BBM yang pertama adalah Pertamax Racing. Jenis BBM ini adalah bahan bakar yang sudah diakui federasi balap internasional. Jenis BBM ini menjadikan mesin lebih responsif, berdaya tahan tinggi bahkan stabil. Jenis BBM ini juga ramah lingkungan sehingga akan berdampak baik bagi lingkungan sekitar.
2. Pertamax Turbo
Bahan bakar yang satu ini diperuntukkan kendaraan yang menggunakan mesin bensin. BBM yang satu ini dikembangkan oleh Pertamina dan Lamborghini. Bahan bakar ini dirancang untuk mesin berteknologi tinggi seperti mobil sport. Pada kendaraan ini 1 liter Pertamina Turbo mampu menempuh hingga 18,97 km perjalanan.
Pertamina Turbo pertama diluncurkan pada 28 Juli 2016 di Belgia dan resmi menjadi bahan bakar Lamborghini Super Trofeo European Series. Diketahui pengembangan BBM ini memakai formula Ignition Boost Formula (IBF). Angka oktannya adalah 98 dengan kadar sulfur rendah sampai benar-benar tidak merusak kualitas udara.
3. Pertamax
Bahan bakar ini juga berstandar internasional. Pertamax sangat direkomendasikan pada kendaraan yang mempunyai kompresi rasio 10:1 sampai 11: 1. Jenis BBM ini juga cocok untuk kendaraan yang berbahan bakar bensin dengan teknologi setara Electronic Fuel Injection (EFI). Bahan bakar Pertamax ini memiliki konsep produksi ecosave technology. Konsep tersebut dapat membersihkan bagian yang ada di dalam mesin atau detergency.
Pertamax pun dilengkapi pelindung anti karat pada bagian dinding tangki kendaraan, ruang bakar mesin (corrotion inhibitor) serta saluran bahan bakar. Bukan hanya itu teknologi dibatas diklaim bisa menjaga kemurnian bahan bakar dari campuran air serta menjadikan pembakaran lebih sempurna (demulsifier). Dari spesifikasi di atas, 1 liter pertamax bisa menempuh perjalanan mencapai 39,8 km.
5. Pertalite
Bahan bakar yang satu ini identik dengan warna hijau dan mempunyai angka oktan sebesar 90. Angka tersebut menjadi tanda bahwa pertalite cocok digunakan pada kendaraan berkompresi 9:1 hingga 10:1. Angka oktan pertalite memang lebih tinggi dari bahan bakar premium yang mencapai 88.
Bahan bakar ini bahkan lebih cocok digunakan pada kendaraan mesin bensin seperti motor serta mobil yang beredar di Indonesia. Penambahan additive menjadikan BBM ini dapat menempuh jarak lebih jauh yaitu sekitar 51 km.
6. Premium
Seperti yang disinggung di atas, motor ini mempunyai oktan 88 dan bisa digunakan di kendaraan bermesin bensin pada kompresi mesin rendah di bawah 9:1. Apabila dipaksakan dipakai pada kendaraan bermesin tekanan tinggi, kendaraan mungkin akan mengalami knocking dan kerusakan mesin.
7. Pertamina Dex
Selanjutnya sebelum membahas tips memilih BBM untuk mobil Anda perlu tahu apa itu bahan bakar berjenis Pertamina Dex. Bahan bakar ini adalah diesel terbaik yang dapat meningkatkan kinerja mesin lebih optimal, bertenaga dan tangguh.
Bahan bakar ini mempunyai kelebihan yakni mampu melumasi mesin (lubricity) serta mencegah pembentukan busa dan gas (anti foaming og gas). Jenis BBM ini sangat cocok digunakan untuk kendaraan diesel terlebih pada mesin diesel modern berteknologi CRS (Common Rail System) yang memerlukan bahan bakar prima serta berkualitas tinggi. Tiap liter Pertamina Dex mampu menjangkau perjalanan 14-15 km.
8. Dexlite
Jenis BBM ini merupakan bahan bakar diesel yang terbaru dari Pertamina dan diluncurkan pada 15 April 2016. Walaupun harganya terjangkau namun kualitas Dexlite tidak bisa diragukan. Bahan bakar ini pun sangat cocok bagi kantong masyarakat yang menengah ke bawah dan memerlukan bahan bakar diesel bertenaga untuk mobil diesel. Dexlite mempunyai angka cetane minimal 51 serta sulfur maksimal mencapai 1200 ppm.
9. Solar
Bahan bakar diesel lain milik Pertamina adalah solar. Dengan angka cetane 48 serta kandungan sulfur 2500 ppm, BBM ini sangat cocok digunakan di kendaraan mesin diesel berteknologi lama, seperti angkutan umum. Diketahui 1 liter solar mampu menembus jalan sekitar 12-14 km.
Tips Memilih BBM yang Tepat untuk Mobil
Anda tentu menginginkan mobil kesayangan Anda awet, tidak sering diservis dan powerfull, untuk itu Anda perlu tahu tips memilih BBM untuk mobil yang tepat. Simaklah tips yang sudah kami rangkum di bawah ini agar mobil kesayangan Anda tetap stabil!
1. Mengetahui Jenis Mesin Mobil
Tips memilih BBM untuk mobil yang pertama adalah Anda wajib mengetahui apa jenis mesin mobil Anda. Di Indonesia jenis mesin yang sering ditemui ada dua, yakni mesin diesel dan mesin bensin. Mesin Diesel hanya terpasang di kendaraan besar meliputi truk, bus hingga mobil berjenis SUV.
Untuk mobil yang menggunakan mesij diesel tentu harus menggunakan bahan bakar untuk mesin diesel. Diketahui bahwa bahan bakar terbaik untuk mesin diesel ialah solar seperti Pertamina Dex atau Dexlite.
Jangan sampai salah mengisi bahan bakar agar tidak berdampak terhadap mesin mobil Anda. Sementara itu, pada mesin bensin juga harus diisi bensin pula. Mesin bensin dapat diisi dengan bahan bakar bensin meliputi Pertamax, Pertalite, Premium hingga Pertamax Turbo.
2. Memilih Jenis BBM dengan Oktan yang Tinggi
Jenis BBM yang ada di Indonesia bisa dibedakan berdasarkan oktan. Perlu Anda ketahui bahwa semakin tinggi oktan yang terkandung dalam bahan bakar maka semakin optimal tingkat kompresi serta tenaga yang dihasilkannya. Saat ini hampir semua kendaraan telah direkomendasikan untuk menggunakan BBM yang mengandung oktan tinggi. Hal ini agar performa mesin tetap menjadi stabil dan baik.
Karena semakin tinggi oktan akan semakin bagus kendaraan Anda. Bamjn memang tidak semua mesin cocok dengan BBM yang memiliki oktan tinggi. Sehingga jika mobil Anda masih memiliki kompres rendah maka menggunakan oktan yang tidak terlalu tinggi tidak masalah.
3. Rasio Kompresi
Tips memilih BBM untuk mobil yang terakhir adalah perlunya mengetahui rasio kompresi mobil Anda. Setiap Kendaraan pasti mempunyai rasio kompresi yang tidak sama, sama juga dengan bahan bakar minyak.
Untuk itulah diperlukan penyesuaian antar kompresi mesin dengan nilai oktan bahan bakar minyak. Caranya adalah Anda bisa melihat rasio dengan melihatnya di buku manual atau mencari informasi dari internet.
Ringkasan:
Itulah tips memilih BBM untuk mobil yang perlu Anda ketahui. Hal tersebut agar mobil kesayangan Anda tetap bisa berjalan dengan stabil karena pemilihan bahan bakar yang tepat. Selain itu, mesin juga tetap awet karena Anda tidak salah pilih.
